kali ini saya mau share something tentang perasaan saya.
Lagi-lagi saya salah. Saya sadari itu sekarang. Tapi jujur, dari awal saya cuma ingin semuanya jelas dan baik-baik saja. Walaupun cara saya salah. Maaf...
1st
Ini berawal dari rasa penasaran saya. Saya membuka bagian terahasia dari dia tanpa sepengetahuannya. Saya tahu, ini salah dan sangat melanggar privasi orang. Maaf.
Setelah saya buka, saya mendapatkan hal yang benar-benar membuat saya kaget. Saya marah pada awalnya. Saya benar-benar marah. Tapi kemudian saya berpikir, saya harus marah pada siapa? Dan jawabannya sudah jelas. Diri saya sendiri. Jadi saya berusaha untuk terlihat biasa saja didepannya. Dari bahasa dan gesture saya. Toh itu sudah lama sekali. Dan sekarang saya tahu apa yang sebenarnya ada dihatinya. Saya tak mau lagi peduli tentang masa lalunya itu. Dan jelas, ini bukan salahnya.
2nd
Kemudian, saya lagi-lagi berbuat kesalahan itu. Mungkin saya yang bodoh, sangat bodoh malah, karena saya bisa-bisanya mengulangi kesalahan saya lagi. Tapi kali ini, jujur, berbeda dengan kemarin. Kali ini bukan lagi karena saya penasaran dengan hal berbau masa lalunya. Tapi lebih ke arah ingin tahu apa yang sedang dikerjakannya, karena saya tidak bisa terus menghubungi dia dan mengganggu aktivitasnya.
Kemudian, saya dapatkan hal yang membuat saya tidak enak. Kali ini sudah sampai di puncaknya emosi saya. Tapi saya belum marah. Saya harus tahu kebenarannya. Saya berusaha menjadi lebih dewasa. Dan menurut saya, ada baiknya saya bertanya langsung padanya mengenai hal ini. Saya hanya berharap saya bisa tahu yang sebenarnya.
Tapi kemudian, saya membaca sesuatu yang benar-benar menyadarkan saya akan kebodohan saya. Ya Tuhan.. Sebenarnya apa yang terjadi?! Ternyata hati saya masih belum bisa meyakini apa yang saya percaya. Padahal saya sudah berusaha keras. Dan saya sangat salah.
3rd
Hari ini saya membeberkan semuanya. Saya memberitahukan semuanya padanya. Tentang apa yang saya ketahui dan saya ingin ketahui. Saat ini, saya sudah tidak lagi membutuhkan jawaban sebenarnya, karena saya sudah bisa meyakini apa yang saya percaya.
Tapi kemudian, saya berharap saya tidak pernah melakukannya. Sama seperti setiap orang, pasti dia akan merasa sangat terganggu. Tentu saja, saya secara diam-diam membuka bagian privasinya. Saya yakin dia marah.
Dan dia mempertanyakan kepercayaan saya padanya. Bagi saya, sudah sewajarnya dia menanyakan hal itu pada saya. Karena memang saya terkesan sangat tidak percaya terhadap apa yang dia katakan. Maaf...
Kali ini saya katakan bahwa saya PERCAYA. Bahkan melebihi saya percaya dengan apa yang saya lihat dan dengar.
Lalu, jika kau ingin bertanya "mengapa aku berbuat seperti itu?" jawabannya karena saya belum bisa menemukan sebuah jawaban dari pertanyaan "kenapa kamu berbuat seperti itu?"
Dan saya tahu, saya seharusnya tidak mencari jawaban itu, karena jawabannya sama dengan alasan saya mencintai dia. Tidak ada. Rasa itu adalah manifestasi dari kejujuran hati saya yang mengatakan bahwa saya merasakan getaran itu dan mendambakan kehadirannya.
4th
Saya yakin, kali ini dia benar-benar marah pada saya. Saya sangat menerima kemarahanmu. Karena ini adalah kesalahan saya. Saya pun siap menghadapi caci maki darinya. Tapi yang saya tidak siap adalah yang seperti ini. Dia memendam sendiri amarahnya. Walau dia tidak mengatakan sepatah kata pun dari bibirnya yang mengatakan dia marah, saya bisa merasakannya.
Saya sangat sedih kali ini. Saya melakukan lagi hal yang paling saya benci. Saya mengecewakan lagi orang yang saya sayang.
Maaf.. Saya tidak mendapat kata lain dari hati saya selain kata maaf untuknya.
Setelah saya melewati 4 tahap ini, saya sadari. Seharusnya saya yakin dengan apa yang ada di hati saya. Saya harus mendengarkan hati saya yang berkata bahwa dia berkata yang sebenarnya dan dia jujur pada saya. Seharusnya saya mengurangi menggunakan analisa otak saya yang berlebihan hingga kepercayaan dari hati saya kalah.
AKU PERCAYA KAMU. AKU YAKIN, APA YANG KAMU KATAKAN ADALAH KEJUJURAN.
dan walaupun pada akhirnya ada sedikit hal yang kau ubah atau kau tutupi, aku yakin itu demi kebaikan kita. Aku akan menghilangkan rasa takutku kehilanganmu. Karena aku tahu sekarang kau tak akan pergi dari sisiku.
dan JANGAN PERNAH PERGI.
Rabu, 10 Februari 2010
daily update
Diposkan oleh medh di 02:47 0 komentar Link ke posting ini
Jumat, 29 Januari 2010
pengin berkarya..
seya pernah berpikir, apa yang akan terjadi jika..
terlalu banyak 'jika'yang saya pikirkan. jadi saya sendiri nggak inget satu-persatu yang saya andai-andaikan. saya ini memang penhayal tingkat tinggi. tapi, akhir-akhir ini saya seperti nggak punya waktu buat menghayal. semua-semua waktu saya sudah habis buat mikir kuliah dan masalah-masalah lain.
ah, sekarang saya jadi kurang berkarya, walaupun sesekali saya masih nulis, semuanya beda. entah, keliatan lebih sempit.
hyyyyahhh..
kangan punya pikiran kaya dulu. yang gak jelas, dan luas kemana-mana.
ayo berkarya!!
Diposkan oleh medh di 07:23 0 komentar Link ke posting ini
Minggu, 10 Januari 2010
Daily
well, minggu akhir-akhir ini saya habiskan dengan membuat tugas praktikum macem2. IWAW!! baru kerasa jadi mahasiswa KH beneran tu ya sekarang, di blok 3. Materinya indah banget: SISTEM DIGESTI.
hmmphh..
banyak banget praktikumnya, dan praktikumnya gk maen2. ada pre test, inhal, tugas yang banyak dan aneh..
bikin saya pusing aja niii..
tapi tetap menyenangkan. saya sedang ingin benar2 serius kuliah. doakan saya! :D
Diposkan oleh medh di 18:02 0 komentar Link ke posting ini
Label: ga penting
Jumat, 06 November 2009
Ask
Beberapa hari yang lalu saya pergi sama angga ke pengadilan buat ngambil stnknya angga. Di deketnya ada kecelakaan yang sepertinya cukup parah. Seperti biasa, jalan pun jadinya rame. Korbannya mbak2.. Yang aneh, saya nggak ada perasaan apapun, padahal mbaknya itu berlumuran darah dan nggak sadarkan diri. Bisa dibilang parah lah keadaannya. Saya liat dengan mata saya sendiri waktu mbak2 itu digotong mau dimasukin ke mobil. Pertanyaan saya: DIMANA RASA KEMANUSIAAN SAYA?? Ngeliat semua itu saya benar2 nggak ada perasaan apa2.. Okei, mungkin ini juga pengaruh PMR bertaun2, jadinya liat kecelakaan ataupun darah separah apapun saya nggak akan panik, apalagi takut. Tapi, apa mungkin sampe kebablasan dan sama sekali aku nggak ada perasaan apapun.
Ini hati saya yang udah mati atau sayanya aja yang terlalu egois.
Hmm...
***
Diposkan oleh medh di 13:52 2 komentar Link ke posting ini
Senin, 02 November 2009
Tentang Saya
Kali ini saya tersadar dengan hati setengah berat, bahsa saya ini hanya membawa masalah. Yang bisa saya lakukan hanya menambah beban orang terdekat saya. Dan saya ini tidak bisa dipercaya, sampai sampai banyak orang yang lebih baik menyimpan masalahnya sendiri daripada disharing dengan saya. Sedih rasanya.
Diposkan oleh medh di 07:01 0 komentar Link ke posting ini
Minggu, 18 Oktober 2009
Pertama kali ngamen.. :D
wah, hari ini medhenk ngamen.. ngamen di sanmor, cari dana buat acara WRD [World Rabies Day]..
Katanya si ngumpulnya jam 7, tapi dasar kebiasaan baru pada ngumpul jam tuju lebih [aku juga ngaret ding.. :p]. sebelumnya belum disiapin mau maen lagu apa, bagi timnya, dlldll.. akhirnya lama lagi persiapannya. sekitar jam 8 kurang seperempat baru deh jalan.. grup 1, alfian dkk berangkat duluan.. nah, grup 2, saya dkk berangkatnya rada belakangan. tapi, tetep aja asik.. haha.. biar rada aneh si ngamen serame ini, mana di kloter medh ada sekitar 7 cewek, semuanya berkerudung, kecuali medh [;p] kara Rico, sampe ada yang komentar.. ngamen kok kerudungan semua. bwahahaha... tak apa lah. tapi, sepertinya yang ikut kloter saya itu orang2 normal semua. masih belum gila kayak medh [bukan gila lagi, udah nggak punya malu]. jadi sepanjang perjalanan medh menggila sendiri, sama mbak lida juga ding.. sedangkan para lelaki, mursid sama mon nggitar.. yang laennya ngikut doang dibelakang.. eh, sekali2 si rico ikut nyanyi ding, tapi kebanyakan nggak pede jadinya ya begitulah. saya mentoakan diri..
setelah ngamen sekitar sejaman.. lumayan lah hasilnya.. :D
minggu depan ngamen lagii...
ayooo!
Diposkan oleh medh di 16:08 0 komentar Link ke posting ini
Label: ga penting, gag jelas
Sabtu, 17 Oktober 2009
hari yang aneh, tapi menyenangkan... :D
wah, kalo ngurutin apa yang aku lewati hari ini rasanya aneh. pertama, pagi2 banget udah berangkat ke kampus ikut acara training penelitian. [wew, seorang medhenk! ikut training penelitian..] itu sebenarnya di jok joki sama temen saya.. dan saya pikir juga gak ada ruginya. dan isi trainingnya cukup bermanfaat buat saya. menumbuhkan motivasi meneliti, dan tanggal 31 ada kompetisi presentasi rencana penelitian. dan sampai sekarang medh belom nemu ide.. [ayolah medh!! semangat cari ide!! ada hadiahnya lho.. :p] hehehe.
habis itu, sekita rjam 3 aku sama diar berniat ke JEC, mau ke pameran komputer. sekalian cari flashdisk murah.. kebetulan hari ini medh gk bawa motor gara2 bannya bocor T.T [itu bocornya semalem, habis pulang syawalan mikroanatomi, nah berhubung pulang malem, pembantu medh udah pulang, kuncinya dibawa.. terpaksalah malem2, medh ke rumah pembantu medh yang cukup jauh buat ngambil, terus pas pulang tiba2 bannya bocor..]
nah, selese trap, aku sama diar cabs ke jec.. tapi tiba2 diar bilang "an, ketoke bane bocor.." WEW! bocor juga!
akhirnya ditambalin dulu deh. terus kita maen2 aja dei deket lab diagnostik, sekalian sholat asar.. NAH! pas sholat inilah kami berbego2 ria..
pas medh sama diar mau wudhu, aernya gk mau keluar.. cuma setetes2.. terus ada mbak uli sama mbak lida. bilang kalo sepertinya itu bocor di sisi keran laennya..
dan kami memeriksanya. ternyata airnya sudah muncrat dengan suksenya.. deres banget.. berhubung medhenk itu termasuk pecinta alam [ehehehe.. narsis dikit :p], akhirnya medh berencana menyumbat kebocoran itu. dan bodohnya nggak berhasil. yang ada malah baju basah kuyup.. bersin2.. dan.. aernya tetep bocor.. padahal kami udah sibuk2an di depan kran itu setengah jam an kali.. ah, akhirnya kami mutung.. dengan baju basah..
habis itu kita ngambil motor. akhirnya kami lanjutkan perjalanan ke JEC. sukses dapet flesdis sama memori card.. tapi sebenernya masih pengen beli sesuatu.. ah, nanti aja lah, kalo udah punya duit.. ayo ngumpulin duuiitt..!! di JEC, kita muter2 lama bener sampe tau2 udah jam 6.. kami berencana sholat di JEC, tapi ternyata.. ruame pooll.. akhirnya kami cabs [sebenernya tancap gas, ngebut..] ke apa tadi namanya.. tempat les2an punyanya diar.. untung keburu.. begitu kita keluar, langsung terdengar adzan isya.. hahaha..
habis itu, kami cabs ke kosannya al. mau ketemu yang laen buat bareng2 ke java carnival. wah, gila.. jalanan padet banget.. sialnya, mataku kelilipan entah apa [sampe sekarang aja masih nggak enak ni mata] dan mataku jadi perih.. [ya gara2 tak kucek juga sii]. wah, medh malah bikin panik orang. mursid mpe segitunya.. [haduh cid.. medhenk udah biasa kok tiba2 ada aja yang sakit, pusing, nggak enak badan.. jadi tenang aja.. don wori bi hepi aja lah.. :p hehe -tapi seneng juga si dia perhatiannya mpe segitunya :p (wah..)..-].
tapi di malioboro penuh dengan manusia.. dan saya baru menyadari salah sau bakat terpendam saya adalah nyelip.. dari dulu medhenk tu pinter cari jalan. kalo lg crowded gitu medh gampang mbuka jalan buat diri sendiri.. saya ini termasuk orang yang terbiasa menghindar, jadi nggak susah2 amat kalo jalan [ini salah satu enaknya punya badan kecil.. hehe].. akhirnya di malioboro yang medh liat cuma tumpukan orang.. hahahaha...
gak jelas banget og hari ini..
tapi saya senang.. :p
Diposkan oleh medh di 22:33 0 komentar Link ke posting ini
Label: ga banget, ga penting, gag jelas
